Kesulitan Anak SD dalam Memecahkan Soal Cerita

Riska Yolanda Putri

Abstract


Matematika adalah ilmu yang telah menjadi bagian dari peradaban saat ini. Kehidupan kita tidak luput dari ilmu matematika setiap hari, baik itu dari kehidupan kerja, bermain, maupun dapur. Selain itu juga matematika menjadi bagian terpenting dalam bidang ilmu pengetahuan maupun bidang sosial.

Pada artikel ini menggunakan metode studi kepustakaan. Studi kepustakaan merupakan metode dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber perpustakaan. Objek yang diambil adalah artikel dan jurnal yang masih berkaitan dengan masalah pembelajaran matematika pada anak SD yang relevan dengan judul.

belajar matematika merupakan suatu kendala yang dialami siswa pada saat belajar matematika yaitu dalam menyelesaikan soal cerita. Cara mengatasi kesulitan memahami pelajaran matematika melalui gerakan literasi sekolah dasar. Siswa melalui gerakan literasi diharapkan memperoleh pemahaman konsep model matematika berdasarkan realistis pada cerita matematika, pengetahuan baru yang membentuk budaya gemar membaca dan belajar serta kemampuan mengatasi kesulitan dalam memahami pelajaran matematika melalui literasi


Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., & Tohir, M. (2019). Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Memecahkan Deret Aritmatika Dua Dimensi Berdasarkan Taksonomi Bloom. Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan

Pembelajaran Matematika, 1(1), 44–60

Beers, C. S. (2009). A Principal’s Guide to Literacy Instruction. New York: Guilford Press

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik

Indonesia No.22 tahun 2006 tentang Standar Isi. Depdiknas.

Hawa, S. (2007). Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar. Jakarta: Dirjen Dikti.

Kasma, R., & Saragih, S. (2003). Kemampuan Siswa SLTP Medan dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika. Jurnal Kependidikan, tahun XXXIII, no. 1, pp. 85- 96.

Kemdikbud. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemdikbud.

Komalasari, M. D. (2017). Efektivitas Metode Multisensori dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Peserta Didik Disleksia di Sekolah Dasar. Jurnal Elementary School, Vol. 4/ No. 1, pp. 14-19.

Komalasari, M.D. (2012). Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan pada Pecahan melalui Penerapan Teori Belajar Bruner pada Siswa Kelas IVB Sekolah Dasar Negeri Keputran A Yogyakarta. Skripsi. UNY.

Maswar, M. (2019). Strategi Pembelajaran Matematika Menyenangkan Siswa (MMS) Berbasis

Metode Permainan Mathemagic, Teka-Teki dan Cerita Matematis. Alifmatika: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 1(1), 28–43.

Ratnaningsih, E. Y. (2011). Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika pada Materi Pecahan dan Urutannya melalui Pendekatan Matematika Realistik pada Siswa Kelas IV Sekolah

Dasar Negeri I Sigaluh Banjarnegara. Skripsi. UNY.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Widyaningrum, A. Z. (2016). Analisis Kesulitan Siswa dalam Mengerjakan Soal Cerita Matematika Materi Aritmatika Sosial ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII SM.

Pertiwi, P., P., & Sugiyanto. (2017). Efektivitas Permainan Konstruktif-Aktif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi. VOLUME 34, NO. 2, 151– 163.

Tambunan, Hardi. 1999. “Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita Pokok Bahasan Trigonometri Dengan Strategi Heuristik”. Tesis. Surabaya: PPs UNESA.




DOI: https://doi.org/10.33365/jae.v2i2.106

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Riska Yolanda Putri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


The articles published in Journal of Arts and Education are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Creative Commons License

Copyright © 2021-2022 Journal of Arts and Education
Faculty of Arts and Education.
Universitas Teknokrat Indonesia
All rights reserved.